Berita Singkat FB_IMG_1435557594129

Published on June 29th, 2015 | by Arif Syarifudin

Mengenal Karakter Sarung Tangan Respiro Ignition

FB_IMG_1435557594129Brosis, ini ada ulasan mengenai produk sarung tangan yang disampaikan oleh Brader kita Bro Tedy Suryadi selaku Marketing Communication and Development Respiro. Cerita ini oleh-oleh dari Kang Tedy saat partisipasi dalam acara Touring Honda Big Bike Bali-Lombok beberapa waktu lalu. Semoga cerita ini bisa bermanfaat dan jadi alternatif Brosis yang sedang memilih sarung tangan.

Karakter sarung tangan

Pada awalnya saya selalu menggunakan gloves terbuat dari kulit (leather) karena tipikalnya identik dengan cowok tampil macho dan proteksinya. Kemudian masalah mulai timbul saat riding di cuaca  panas terik, terkadang terasa lembab di dalam karena keringat dan panas. Namun di sisi lain ketika hujan cenderung kuyup dan susah kering, pun setelah kering karakter gloves berubah menjadi keras kalo kata orang sunda seperti dorokdok yaitu krupuk yg terbuat dari kulit sapi yang dijemur.

Seiring bertambahnya wawasan saya mengenal material soft polyester yang mempunyai kemampuan breathable dengan harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan bahan kulit akan tetapi mampu memberikan kenyamanan lebih dan mudah perawatannya.

Komparasi 2 Jenis Sarung Tangan Respiro

FB_IMG_1435557604023

Leather gloves

Pada saat riding big bike di bali-lombok kemarin, sengaja saya bawa 2 jenis gloves dari material kulit dan polyester, karena berfikir akan lebih pas dan makin macho kalo riding big bike pake leather gloves. Etape pertama bali saya menggunakan polyester gloves (Respiro Ignition) baik ketika riding CB500X maupun CB650F. Hand feel yang nyaman dan tidak ada perasaan “delay grip” dirasakan dan pada saat kondisi panas pun tidak terasa lembab akibat keringat yang timbul karena panas dan tangan terjebak di dalam gloves, padahal saya menggunakan lagi inner gloves di dalamnya.

FB_IMG_1435557633742

Polyester gloves (Respiro Ignition)

Esoknya ketika di lombok saya ganti dari awal full menggunakan leather gloves (Respiro Racing One) sampai ke pantai Tanjung Aan, yang dirasakan tangan memang terasa lebih mantap dan sreg pada saat sebelum riding, namun pada saat memegang handel grip, terasa ganjalan lebih tebal yang membuat efek delay grip dan mengurangi hand feel selain itu dengan suhu panas di Lombok membuat tangan sedikit terasa panas dan relatif kesemutan dan ada perasaan sedikit basah di telapak tangan.

FB_IMG_1435557624449Akhirnya pada saat pulang dari Tanjung Aan kembali ke Senggigi saya kembali menggunakan polyester gloves (Ignition) untuk merasakan perbedaan pada saat dipakai riding malam. Dan ternyata hasilnya saya mendapatkan kenyamanan yang sama pada saat riding di Bali, tanpa merasakan kepanasan atau kedinginan akibat hembusan angin yang menerpa tangan.

Happy Riding….keep Safety and Lifestyle!

 

 

 


About the Author



Back to Top ↑